Senin, 06 Juli 2020

OTOMASI PERKANTORAN DAN SISTEM PAKAR


SISTEM INFORMASI KOMPUTER
OTOMATISASI PERKANTORAN
DAN SISTEM PAKAR


Kemajuan teknologi  yang sudah berkembang  sangat pesat terutama dalam sistem informasi  dengan adanya komputer lebih mempermudah manusia mencari informasi disegala tempat dari berbagai dunia .

Pengertian Sistem Informasi Berbasis Computer (CBIS).

Computer Based Information System  atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu Sistem Informasi. Computer Base Information System mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi penerapan sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer namun pada prakteknya dengan data dan kebutuhan informasi yang begitu kompleks maka peran teknologi komputer begitu dibutuhkan. Computer based merupakan istilah peranan dari komputer. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa system informasi berbasis computer adalah system pengolah suatu data yang berkualitas dan di pergunakan untuk membantu mengambil sebuah keputusan dan untuk menentukan peranan teknologi dalam kehidupan

Pengertian Otomatisasi Komputer
Otomatisasi kantor merupakan penggunaan alat elektronik yang digunakan untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang didalam dan diluar perusahaan. O’Brien Pada tahun  1996  mendefinisikan otomatisasi kantor sebagai sistem informasi berbasis telekomunikasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan pesan-pesan, dokumen-dokumen dan komunikasi elektronik lainnya diantara individual, grup-grup kerja dan organisasi.
Otomatisasi pertama kali di kenal pada tahun 1960 saat  IBM menciptakan istilah istilah pada divisi komputer. Pada tahun 1964 IBM memasarkan Magnetic tape atau mesin ketik yan dapatmengetik kata kata yang telah di rekam  secara otomatis. "Otomatisasi" memiliki pengertian penggunaan mesin untuk menjalankan tugas fisik yang biasa dilakukan oleh manusia.
Pada tahun 2000 waluyo menegaskan  otomatisasi komputer di mulai dengan berkembangnya teknologi informasi yang berfungsi sebagai alat bantu di perkantoran.
   
   
Tujuan Otomatisasi Komputer
  •          Meminimalkan pengeluaran pada biaya, kenapa menghemat biaya karna segala sesuatu bisa       di cari dan di akses di komputer jadi lebih memudahkan pekerjaan yang berat.
  •          Pemecahan masalah kelompok
  •          Pelengkap bukan pengganti,
  •         Penggabungan dan penerapan teknologi, misalnya antara telepon, komputer, jaringan                 internet, serta satelit.
  •          Memperbarui proses pelaksanaan pekerjaan di kantor,
  •          Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan.
  •          Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat
Manfaat Otomatisasi Komputer
Manfaat yang didapat oleh prusahaan adalah  sebagai berikut:
o   Otomatisasi perkantoran membuat informasi menjadi lebih murah dan
mudah digunakan, dipindahkan, dan dirawat.
o   Dapat meletakkan landasan yang kuat untuk integrasi informasi sehinggga
perusahaan mampu berkompetisi lebih baik.
o   Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, komputer mampu menunda
o   penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang
bertambah.
o   Pemecahan masalah kelompok/tim.
o   Cara OA berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya
o   sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kelompok.
o   Sebagai pelengkap bukan pengganti.
o   Sebagai suatu cara komunikasi bisnis. OA tidak akan menggantikan semua
o   komunikasi interpersonal tradisional seperti percakapan tatap muka,
o   percakapan telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. OA hanya
melengkapi komunikasi tradisional.
o   Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan.
o   Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik
dan lebih cepat


Fasilitas dalam Otomatisasi Komputer
             Pasilitas dalam otomatisasi komputer terbagi menjadi tiga bagian.
11. Dilihat dari tenaga penggeraknya
22.  Dilihat dari car kerja dan komponen mesinnya
33.  Dilihat dari fungsinya dalam berbagai pekerjaan kantor

Peranan otomatisasi perkantoran dalam pemecahan suatu masalah
                mpengaruhi peranan otomatisasi perkantoran dalam pemecahan suatu masalah adalah berikut:
  •          Jenis Organisasi, yaitu seorang manajer diperusahaan dengan satu lokasi tidak akan mempertimbangkan konferensi audio dan video.

  •          Pilihan pribadi, manajer yang memilih komunikasi tatap muka tertarik pada konferensi video dan memanfaatkan kalender elektronik.

  •          Sumber daya OA yang tersedia paduan manajer dibatasi oleh sumber oleh sumber daya OA yang tersedia dalam perusahaan


Pengguna Otomatisasi Komputer
          Terdapat 4 otomatisasi dalam penggunaan komputer yaitu:
11.       Manager sebagai penanggung jawab atas pengellaan sumberdaya  perusahaan
22.       Profesional  memberikan atau menyumbangkan ke ahliannya untuk sebuah perusahaan
33.       Sekertaris  bertugas untuk membuat atau mengatur jadwal pertemuan  dan hala hal umum lainnya.
44       Pegawai administratif melaksanakann tugas tugas dari sekertaris seperti potocopyberkas  benebuat      dokunmen dan menyimpan dokumen.

    
     Tahap Penerapan Otomatisasi Perkantoran 
            terdapat 3 hal dalam penerapan otomatisasi perkantoran 
   1.Tahap-tahap Penerapan Otomatisasi Kantor
       pada tahap ini terdapat tiga tahapan 
  •   Tradisional : penggunaan teknologi utamanya ditujukan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas
  •   Transisional ; ditandai dengan mulai digunakannya proses data secara elektronik serta dibangunnya aplikasi untuk keperluan pengarsipan,  
  •    Transformasional ; merupakan konvergensi telekomunikasi dan informasi (ICT). Contoh : teleconference, videoconference dan lain-lain.
 2.Cara Menerapkan (Virtual Office) 
      a. Menyediakan sumber daya komputer
      b. Menyediakan sarana akses ke sumber daya informasi 
      c. Menyediakan perlengkapan non komputer 
      d. Menyiapkan sarana telepon yang dapat dialihkan 
      e. Menyediakan kelengkapan untuk panggilan konferensi
      f. Membuat jadwal pertemuan reguler
      g. Melaksanakan urutan-urutan pekerjaan secara teratu


 3. Manfaat Menerapkan Kantor Virtual dalam Bisnis 
          Penerapan kantor virtual dalam dunia bisnis memiliki beberapa manfaat yaitu sebagai berikut : a. Lebih fleksibel 
b. Hemat biaya
c. Banyak pilihan pekerjaan
d. Penghasilan tak terbatas
e. Banyak mempunyai waktu luang dengan keluarga

4.Keuntungan dan Kerugian Kantor Virtual 
          Keuntungan dari kantor virtual :
                   a. Pengurangan biaya fasilitas 
                   b. Pengurangan biaya peralatan
                   c. Jaringan komunikasi formal 
                   d. Pengurangan penghentian kerja
                   e. Kontribusi sosial

          Kerugian dari kantor virtual :
                   a. Rasa tidak memiliki
                   b. Takut kehilangan pekerjaan
                   c. Semangat kerja yang rendah
                   d. Ketegangan keluarga


    Model Otomatisasi Perkantoran
i    gambar di bawah ini adalah bentuk flowchat atau gambar dari model otomatisasi perkantoran.
            
  
                  Informasi berfungsi sebagai input bagi aplikasi OA berbasis computer seperti pengolah kata, e-mail, dann konferensi komputer Pemecah masalah lain berada ditengah-tengah garis yang memisahkan perusahaan dengan lingkungan. Ini berarti bahwa orang-orang itu mungkin berada di kedua area tersebut. Model tersebut juga mencerminkan penggunaan aplikasi OA berbasis nonkomputer seperti konferensi video dan audio.
     
     Penggunaan Peralatan dalam Otomatisasi Kantor
              dalam penggunaan peralatan otomatisasi komputer dapat sayasimpulkan  menjadi beberapa bagian yaitu
 1.Dilihatdari pergerakan nya:
 a. Mesin manual ialah mesin-mesin yang digerakkan oleh tenanga manusia
 b. Mesin listrik (elektrik) ialah mesin-mesin yang digerakkan dengan tenaga listrik atau baterai

2. Dilihat dari cara kerja dan komponen mesinnya
 a. Mesin mekanik yaitu mesin-mesin yang rangkaian komponennya tampak bergerak dalam operasinya
b. Mesin elektronik yaitu mesin-mesin dengan rangkaian komponen elektronik, berupa kabel-kabel

3. Dilihat dari fungsinya dalam berbagai pekerjaan kantor
 a. Mesin-mesin untuk mencatat bahan keterangan, diantaranya adalah mesin tulis, mesin dikte, mesin penomor, dan asalah pensil
 b. Mesin-mesin untuk menghimpun bahan keterangan diantaranya adalah pembuka surat mesin penjilid, hectmachine, pemotong kertas, dan pencatat uang kas
 c. Mesin-mesian untuk mengolah bahan keterangan diantaranya adalah mesin jumlah, mesin hitung, dan komputer
 d. Mesin-mesin untuk memperbanyak bahan keterangan diantaranya adalah mesin stensil,mesin stensil spiritus, mesin fotocopy, mesin perekam sheet, mesin offset, dan berbagai mesin cetak
 e. Mesin-mesin untuk mengirimkan bahan keterangan diantaranya adalah telepon, dan interphone, teleprinter, dan facsimile
 f. Mesin-mesin untuk menyimpan bahan keteragan diantaranya adalah mikrofilm, penghancur kertas, dan pelubang kertas/kartu (perforator)
         
             Jenis-jenis Aplikasi Otomatisasi Kantor
            otomatisasi yang di butukan perkantoran adalahsebagai berikut.
1. Pengolahan Kata (Word Processing)
2. Surat Elektronik (Electronic Mail/E-mail)
4. Kalender Elektronik (Electronic Calendaring)
5. Konferensi Audio (Audio Conferencing)
6. Konferensi Video
 konfigurasi dasar konferensi video berdasarakan sinyalnya adalah :
 - Video satu arah dan audio satu arah
 - Video satu arah dan audio dua arah
 - Video dan audio dua arah
 7. Konferensi Komputer (Computer Conferencing)
8. Transmisi Faxsimili (Facsimile Transmission)
9. Pencitraan (Imaging)
10. VideoText Adalah penggunaan komputer untuk tujuan memberikan tampilan materi tekstual pada layar CRT. Penggunaan komputer untuk menampilkan pada layar CRT materi narasi dan grafik yang tersimpan. Untuk menyediakan informasi dalam bentuk videotext, terdapat 3 sumber utama bahannya, yaitu:
 - menciptakan file videotext pada komputernya sendiri
 - berlangganan jasa videotext
 - memperoleh akses ke file videotext dari perusahaan lain
11. Desktop Publishing (DTP)

                     


                                                                     Sistem Pakar
              sistem pakar adalah menirukan metodologi dan kinerja seorang manusia yang ahli dalam bidang atau domain tertentu yang spesifik.(Setiawan, 1993). Sistem pakar adalah program pemberian nasehat (advice giving) atau program konsultasi yang mengandung pengetahuan dan pengalaman yang dimasuki oleh satu atau banyak pakar kedalam satu domain pengetahuan tertentu. Agar setiap orang biasa memanfaatkannya untuk memecahkan suatu masalah. (Suparman,1991).

      Kelebihan Sistem Pakar
      beberapa kelebhan sistem pakar antara lain yaitu
Memungkinkan orang awam bisa melakukan pekerjaan seorang pakar.
 • Meningkatkan produktivitas kerja dengan jalan meningkatkan efisiensi pekerjaan.
 • Menghemat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang kompleks.
 • Menyederhanakan beberapa operasi.
 • Pengolahan berulang-ulang secara otomatis
. • Tersedianya pengetahuan pakar bagi masyarakat luas


Kelemahan Sistem Pakar
 Sedangkan kelemahan sistem pakar yaitu:
 • Pengembangan sistem pakar sangat sulit, seorang pakar yang baik sulit diperoleh. Memedatkan pengeahuan seorang pakar dan mengalihkannya menjadi sebuah program merupakan pekerjaan yang melelahkan dan memerlukan biaya yang besar.
 • Sistem pakar sangat mahal untuk mengembangkan, mencoba dan mengirimkannya ke pemakai terakhir memerlukan biaya tinggi.
 • Hampir semua sistem pakar (expert system) masih harus dapatdimplementasikan dalam komputer besar, sistem pakar yang dijalankan pada komputer pribadi tergolong sistem apkar kecil dan kurang canggih.
 • Sistem pakar tidak 100 % menguntungkan karena produk seseorang tidak ada yang sempurna dan tidak selalu benar, oleh karena itu perlu dikaji ulang secara teliti sebelum digunakan.


                 Tahapan-tahapan pengembangan sistem pakar




        Bentuk Sistem Pakar
        bentuk dari sstem pakar terbagi menjadi 4bagian:

  •  • Berdiri sendiri. Sistem pakar jenis ini merupakan software yang berdirisendiri tidak tergantung dengan software yang lainnya
  • . Sistem pakar jenis ini merupakan bagian program yang terkandung didalam suatu algoritma (konvensional), atau merupakanprogram dimana didalamnya memanggil algoritma subrutin lain(konvensional).


  •  Menghubungkan ke software lain . Bentuk ini biasanya merupakan systempakar yang menghubungkan ke suatu paket program tertentu, misalnya
  •  • Sistem Mengabdi. Sistem pakar merupakan bagian dari komputer khususyang dihubungkan dengan suatu fungsi tertentu. Misalnya sistem pakar yang digunakan untuk membantu menganalisis data radar.



           Struktur Sistem Pakar  
Dalam structur pakar terdapat dua hal  yaitu  lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment). gambar di bawah ini adalah bentuk grafik lingkungan konsultasi dan lingkungan pengembangan.
         

        Struktur Sistem Pakar
 Basis pengetahuan berisi pengetahuan-pengetahuan dalam penyelesaian masalah, tentu saja di dalam domain tertentu. Ada 2 bentuk pendekatan basis pengetahuan yang sangat umum digunakan, yaitu :


Cara representasi sistem pakar
 Ada tiga teknik cara representasi dalam sistem pakar, yaitu:
 Production rule,
 Adalah model ide dasar dari sistem yang mempresentasikan pengetahuan dengan bentuk pasangan kondisi-aksi (jika-maka). Semantic network, Merupakan gambaran grafis dari pengetahuan yang terdiri node atau simbol dan hubungan atau link yang memperhatikan hubungan hirarkis antar objek.


.
Kategori umum dari sistem pakar
·          





Model konseptual sistem pakar
Basis pengetahuan merupakan komponen yang berisi pengetahuanpengetahuan yang berasal dari pakar. Berisi sekumpulan fakta (fact) dan aturan (rule). Fakta berupa situasi masalah dan teori tentang area masalah. Aturan adalah suatu arahan yang menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah pada bidang tertentu.
 • Mesin inferensi adalah komponen yang menjadi otak sistem pakar. Bagian inilah yang berfungsi melakukan penalaran dan pengambilan kesimpulan.
 • Fasilitas penjelas merupakan komponen yang berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada pemakai yang memintanya. Jenis pertanyaan ;ang dapat ditangani biasanya berupa “Mengapa” dan “Bagaimana”. Tidak semua sistem pakar menyediakan bagian ini. Contoh berikut mem-berikan gambaran tentang penjelasan oleh sistem pakar.
 • Antarmuka pemakai merupakai bagian yang menjembatani antara sistem dan pemakai. Melalui bagian inilah pemakai berkomunikasi dengan sistem.


contoh sistem di otomatisasi perkantoran adalah
1. komputer sebagai saran informasi  mempermudah  pengerjaan di kantor





Daftar Pustaka
 http://fairuzelsaid.com/konsep-sistem-pakar/ https://blogaanwati.wordpress.com/2013/01/11/otomatisasi-kantor/. http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_otomatisasi_kantor. http://nove82.blogspot.co.id/2014/10/otomatisasi-perkantoran-a.html




RANCANGAN HALAMAN DEPAN WEBSITE KERETA API INDONESIA

Software yang saya gunakan untuk menyelesaikan tugas softskill tersebut adalah :
  • breackets 
  • xampp






Gambar di bawah ini adalah xampp  yang saya gunakan untuk  membuat database website kereta api indonesia





ini adalah website yang telah saya buat berjudul WEBSITE KERETA API INDONESIA
adalah halaman depan nya sebagai tempat pemesanan tiket bagi para customer atau pembeli tiket kereta api .




dan gambar di bawah ini adalah halaman admin semua data yang masuk akn di iput atau di baca oleh admin dihalamn ini.

Selasa, 30 Juni 2020

INTERNATIONAL JOURNAL OF DECISION SUPPORT SYSTEM TECHNOLOGY


Meneliti Implikasi Proses dan Pilihan untuk Efektivitas Pengambilan Keputusan Strategis


ABSTRAK


Pendekatan pengambilan keputusan strategis (SDM) menganjurkan pentingnya proses pengambilan keputusan dan pilihan jawaban untuk memperoleh hasil yang efektif. Teknologi sistem pendukung pengambilan keputusan (DMSS) modern diperlukan SDM yang kompleks, dengan penelitian terbaru pendekatan DMSS yang lebih integratif. Namun, para cendekiawan mengambil pendekatan terpecah dan tidak setuju pada proses pengambilan keputusan yang rasional. Dalam studi ini, penulis memeriksa terlebih dahulu beberapa argumen teoretis yang bersaing untuk hubungan efektivitas proses-pilihan, kemudian menguji secara empiris menggunakan data dari latihan pelatihan respons krisis menggunakan DMSS berbasis agen yang cerdas. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, proses pengambilan keputusan rasional tidak efektif dalam konteks krisis, bahwa proses pengambilan keputusan politik dapat memengaruhi secara negatif. Hasil ini menawarkan bukti empiris untuk mengkonfirmasi argumen yang sebelumnya tidak didukung bahwa pilihan respons adalah faktor mediasi penting antara proses pengambilan keputusan dan efektivitasnya. Para penulis menyimpulkan penerapan teknologi DMSS simulasi berbasis agen untuk penelitian dan praktik akademik.

Kata kunci: Perangkat Lunak Agen, Teknologi Agen, Sistem Pendukung Keputusan (DSS), Sistem Pengambilan Keputusan Terdistribusi, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Keamanan, Perencanaan Strategis 


PENDAHULUAN

sering juga diperlukan untuk SDM yang kompleks, dengan penelitian terbaru meminta DMSS yang lebih integratif. melibatkan pendekatan (Mora, Forgionne, Cervantes, GarY metode dan praktik organisasi menggunakan rido, Gupta, & Gelman, 2005; PhillipsYWren, untuk menafsirkan peluang dan ancaman dalam Mora, Forgionne, & Gupta, 2009). Lingkungan DMSS kemudian membuat keputusan respons, teknologi menawarkan tipe kaya dan berkuasaY (Shrivastava & Grant, 1985).keputusan modern dengan Platform teknologi penelitian penentuteknologi membuat sistem dukungan tinggi (DMSS) adalah tingkat validitas eksternal dan internal serta keandalan yang diperlukan untuk dukungan keputusan terintegrasi 


Kondisi ketidakpastian di lingkungan bulent sangat turY, semakin mempersulit proses SDM, dapat membatasi efektivitas pengambilan keputusan (RamirezYMarquez & Farr, 2009). Yang menjadi masalah adalah perlunya kecepatan respon di mana logika menentukan keputusan yang memuaskan yang dibuat dengan cepat lebih unggul daripada keputusan yang optimal yang dibuat terlambat. Dari pengambilan keputusan yang paling umum dan banyak digunakan adalah perilaku politik dan rasionalitas prosedural (FredrickY son & Mitchell, 1984; Hart, 1992; Eisenhardt & Zbaracki, 1992; Dean & Sharfman, 1993; Hart & Banbury , 1994; Radner, 2000; Hough & White, 2003; Elbana & Child, 2007). Penelitian menganjurkan 'proses politis akan lebih efektif dalam konteks ini, proses pengambilan keputusan rasional kurang efektif di lingkungan yang tidak stabil (FredrickY son & Mitchell, 1984). Penelitian mempertimbangkan efektivitas proses 'kecepatan tinggi' proses pembuatan memungkinkan untuk respon lebih cepat dan lebih efektif daripada pengambilan keputusan politik. (Bourgeois & Eisenhardt, 1988; Eisenhardt, 1989). Hart (1992)  memperluas argumen untuk mengembangkan kerangka kerja untuk proses pengambilan keputusan yang melibatkan basis politik atau rasional, dan 'pendekatan rasional harus berhubungan positif dengan efektivitas, sedangkan pendekatan politis yang lebih banyak seharusnya tidak.Literatur tentang efektivitas proses SDM ini bertentangan karena penelitian menunjukkan keputusan rasional proses pembuatan akan berhubungan positif dengan efektivitas (Bourgeois & Eisenhardt, 1988; Eisenhardt, 1989; Hart, 1992) dan keputusan politis. Proses pembuatan keputusan tidak efektif (Hart, 1992),harus mengikuti proses pengambilan keputusan politik dan menentang pengambilan keputusan yang rasional. (Fredrickson & Mitchell, 1984). Dengan adanya konflik, sebagian besar tidak terselesaikan secara empiris, salah satu kontribusi dari penelitian ini adalah kami menguji implikasi efektif dari proses-proses SDM politis dan rasional. kami menawarkan beberapa klarifikasi dan resolusi prediksi dan temuan yang bertentangan dari Fredrickson dan Mitchell (1984), Bourgeois dan Eisenhardt (1988), dan Hart (1992).
 Dalam penelitian kami membahas beberapa pertanyaan khusus: 
          1) Apakah variasi dalam proses pengambilan keputusan menghasilkan variasi dalam pilihan   respons;
            2) Apakah variasi dalam pilihan jawaban menghasilkan variasi dalam keputusan efektif; dan
           3) Bisakah kita juga melacak efektivitas berbagai proses SDM yang dimediasi melalui pilihan respons tertentu? 

Oleh karena itu, kita cukup melihat proses SDM mana yang lebih efektif dan hasil yang paling efektif.Makalah ini menghasilkan: 
1) Kami meninjau penelitian terkait pada SDM, dan memanfaatkan teori usia sebelumnya untuk mengembangkan hipotesis untuk proses terintegrasi.
 2) Kami menguji model dan hipotesis melalui analisis data empiris dari latihan pelatihan penanganan krisis menggunakan teknologi sistem pendukung keputusan simulasi berbasis agen;
3) Kami menyajikan dan mendiskusikan hasil analisis kami dalam kaitannya dengan model dan hipotesis;dan 
4) Kami menyimpulkan tentang temuan bersama dengan implikasi untuk praktik dan penelitian akademis masa depan. 

PENGEMBANGAN TEORI

Dean dan Sharfman (1993, 1996) menawarkan model pengambilan keputusan yang terintegrasi, tentang efektifitas proses SDMYagosy. Model ini mengusulkan variasi dalam proses pengambilan keputusan akan menghasilkan berbeda pilihan respons yang menghasilkan variasi dalam efektivitas SDM. proses pengambilan keputusan dan variasi dalam efektivitas, tidak termasuk menengah pilihan respon variabel. Pendekatan kami adalah sebagai berikut: 1) Kami memperluas Dean dan Sharfman (1996) keputusan strategis. Membuat hubungan dan model efektivitas variasi dengan memperluas model efektivitas. 2) Kami memeriksa argumen yang bersaing untuk efektivitas proses dalam konteks ini dari Fredrickson dan Mitchell (1984), Bourgeois dan Eisenhardt (1988), dan Hart (1992). Dalam Dean dan Sharfman (1996) model variasi dalam pengambilan keputusan strategis. Prosespembuatan (pendekatan Politik atau Rasional) menghasilkan variasi respons dan variasi dalam efektivitas. Hasil efektivitas tergantung pada: Proses pengambilan keputusan strategis yang digunakan, 2) Pilihan strategi respon dilaksanakan. Replikasi model Dean dan Sharfman (1996): 

Hipotesis 1: Variasi dalam pengambilan keputusan strategis akan tterkait dengan variasi dalam efektivitas. and Sharfman (1996):
Hipotesis 2: Variasi dalam pengambilan keputusan strategis akan terkait dengan variasi dalam pilihan respons.
Hipotesis 3: Variasi dalam pilihan respons akan terkait dengan variasi dalam efektivitas. Meneliti model penuh Dean dan Sharfman (1996) :
Hipotesis 4: Variasi dalam proses pengambilan keputusan strategis dan variasi dalam pilihan respons akan tterkait dengan variasi dalam efektivitas.Untuk memeriksa konflik dalam literatur mengenai inkonsistensi di antara FredY rickson dan Mitchell (1984) dan Bourgeois dan Eisenhardt (1988) serta proposisi Hart (1992)kami mengembangkan hipotesis 5a dan 5b:
Hipotesis 5a : proses pengambilan keputusan yang rasional harus berhubungan positif dengan efektivitas, sementara proses pengambilan keputusan politik tidak boleh memiliki hubungan positif dengan efektivitas (Bourgeois & Eisenhardt, 1988; Hart, 1992)
Hipotesis 5b: proses pengambilan keputusan yang rasional harus berhubungan negatif dengan efektivitas, sedangkan proses pengambilan keputusan politik harus memiliki hubungan positif dengan efektivitas (FredrickY son & Mitchell, 1984). 

ANALITIS PERTIMBANGAN

Konteks Studi

Peristiwa krisis Adalah lingkungan yang ditandai oleh berbagai tingkat turbulensi dan ambiguitas. penelitian di bidang manajemen tentang SDM berlaku untuk organisasi pemerintah yang berurusan dengan peristiwa krisis. Organisasi pemerintah juga harus memanfaatkan sumber daya unik dan ikatan kapabilitas di berbagai departemen dan tingkat pemerintahan. Demikian pula, tingkat turbulensi dan ambiguitas   yang ada dapat menjadi kontributor langsung terhadap kesulitan yang melekat pada SDM dalam konteks ini. (USDHS, 2004), pemodelan wabah penyakit (Rvachev & Longini, 1985; Kuhr & Hauer, 2001; Kaplan, Craft, & Wein , 2002, 2003; Eubank, Guclu, Kumar, Marathe, SriniY vasan, Toroczal, & Wang, 2004; Craft, Wein, & Wilkins, 2005). Penggunaan lebih lanjut banyak publikasi akademis, pemerintah, dan praktik mengenai epidemiologi, respons terorisme, dan strategi pertahanan dan keamanan tanah air (Deutsch, 1963; Hoffman, 1981; Waugh & Sylves, 2002; RamirezYMarquez & Farr, 2009)


Sampel Data
Kami menguji model dan hipotesis kami menggunakan data dari pendekatan multiYstep. untuk menguji model Dean dan Sharfman (1996) yang diperluas dan hipotesis hyY terkait untuk variasi dalam proses, pilihan, dan efektivitas SDM. Kami menggunakan pendekatan metodologis eksperimen eksperimental. Pendekatan ini terdiri dari dua langkah: 1) Menggunakan instrumen survei yang divalidasi untuk mengumpulkan data tentang proses strategi dan pilihan dari percobaan laboratorium dengan praktisi yang sebenarnya dikelompokkan ke dalam beberapa tim tanggapan; dan 2) Agen ligent intelijen. Simulasi berbasis digunakan dalam latihan untuk menghasilkan data tentang efektivitas proses SDM dan pilihan respons. Kami menguji model kami dan hipotesisnya melalui analisis empiris gabungan dari survei dan data simulasi yang dikumpulkan dari latihan. Latihan pelatihan MR Homeland Security terdiri dari sembilan tim agen manusia. Agen manusia ini beroperasi di lingkungan IJoint Operations Center "di mana mereka dapat melaksanakan berbagai keputusan dan merespons secara interaktif. Model Simulasi. The Measy ReY latihan menggunakan lingkungan sintetis sebagai teknologi sistem pendukung keputusan untuk latihan. Sistem ini menggunakan lingkungan simulasi komputer virtual yang dinamis untuk mensimulasikan wabah dan dispersi agen biologis pada kota berukuran menengah di Amerika Serikat .Selain itu, kami menggunakan data pathogenYspecific dari Centers for Disease Control (CDC) untuk memastikan serangan terjadi secara realistis pada populasi virtual agen cerdas Selanjutnya, organisasi Aspek akhir dari model simulasi menggabungkan data dari rencana respon DHS dan CDC. jenis-jenis teknologi sistem pendukung keputusan ini menawarkan lingkungan simulasi yang kaya dan dinamis, yang terkait dengan penggunaan perangkat homegrown atau off-the-home (Linebarger et al., 2009; Mostashari & Sussman, 2009). latihan pelatihan kami menggunakan ribuan keputusan terinci pada berbagai tim, yang memengaruhi ribuan agen berbasis komputer yang merespons secara dinamis terhadap input peserta kolektif, serta perilaku respons masing-masing agen terhadap input (Lihat Chaturvedi, Mehta, & Drnevich, 2005; HarY rison, Lin, Carroll, & Carley, 2007 Dengan demikian jenis teknologi sistem pendukung keputusan ini menawarkan jenis platform teknologi penelitian yang kaya dan kuat dengan tingkat validitas eksternal dan internal yang tinggi serta keandalan yang diperlukan untuk dukungan keputusan terintegrasi (Liu et al., 2009; Linebarger et al., 2009; Mostashari & Sussman, 2009). 

MMengukur
Variabel dependen dalam penelitian kami dari ukuran terintegrasi untuk mengukur efektivitas keputusan. pendekatan ini konsisten dengan penelitian terbaru yang mengadvokasi proses terpadu dan hasil pengukuran. (Mora et al., 2005; PhillipsYWren et al., 2009). tujuan keputusan adalah untuk mengendalikan wabah dan meminimalkan kematian, diperlukan untuk mempertahankan tingkat suasana hati publik yang dapat diterima mempersulit tujuan ini, tertimbang standar dari total jumlah nyawa yang diselamatkan (disebut ITLS") dan peningkatan mood publik (disebut IPMI") , untuk menangkap tradeYoff dalam pengambilan keputusan. Kami memberi label keefektifan keputusan variabel dependen ini. yang dihasilkan dalam kondisi tanpa intervensi setelah Serangan untuk menghitung TLS dan PMI.  kami mengukur efektivitas responden sebagai perbedaan antara kinerja mereka dan skenario terburuk .Kami kemudian membangun keputusan efektifitas (DE) dari nilai standar dari langkah-langkah TLS dan PMI. Kami melakukan ini untuk menangkap tradeYoff dalam pengambilan keputusan. untuk bioteriterisme. Bobot untuk ukuran komposit ditentukan melalui langkah-langkah survei dalam membuat prioritas dalam hal pertimbangan masalah kesehatan dan politik dalam pengambilan keputusan. Variabel independen dalam penelitian kami terdiri dari proses pengambilan keputusan strategis, dan pilihan strategi karantina. Variabel proses strategi terdiri dari ukuran proses pengambilan keputusan yang dirancang untuk membedakan rasio prosedural nality (disebut IPR") dan perilaku politik (disebut IPB"). Pilihan respons strategi karantina mencakup tidak ada karantina (disebut INQ"), pendekatan karantina pasif berdasarkan blok kota (disebut ICBQ"), dan pendekatan karantina yang lebih ekstrem (disebut IEQ"). Kami mengukur pilihan respons ini sebagai keputusan untuk simulasi tentang langkah untuk pilihan respon strategi karantina (disebut ISC"). Kami mengkode variabel ini dari data input simulasi padalima
skala Likertpoin, (1) hingga paling ketat (5). Variabel kontrol dalam penelitian untuk mengontrol potensi tingkat pemerintah dan afiliasi departemen yang mempengaruhi, serta peserta yang memiliki kecenderungan sebelumnya terhadap masalah kesehatan dan politik. Kami lebih jauh mengendalikan posisi peserta sebelumnya untuk masalah kesehatan dan politik. variabel yang digunakan dalam penelitian dan langkah-langkahnya dalam Tabel 1.
PROSEDUR ANALITIS
Setelah pengkodean dan kompilasi data , kami melakukan pemeriksaan untuk data yang hilang, menghadapi validitas, dan multikolinearitas. Pemeriksaan ini mengonfirmasi sampel tampak dapat digunakan dan data berada dalam parameter yang diharapkan. Pemeriksaan multikolinear mengungkapkan beberapa korelasi kecil antar variabel, yang berkaitan dengan sifat variabel yang diteliti dan ukurannya. Daftar statistik deskriptif dan korelasi dari langkah-langkah ini pada Tabel 2. Untuk menguji hipotesis, kami menggunakan model campuran desain tindakan berulang. kami melakukan analisis menggunakan prosedur MIXED dengan kontrol kovarian di SAS. (misalnya, prosedur NLMIXED atau GLIMMIX di SAS) juga dipertimbangkan (analisis tambahan)
Tabel 1. Variabel Penelitian dan Pengukuran
Variabel Deskripsi Variabel Ukuran
Proses
PR Rasionalitas Prosedural Rasionalitas skala pengukuran likert survei yang diukur datak
PB Political Behavior Likert skala diukur data survei
Pilihan Variabel
Strategi Karantina SC Pilihan Simulasi input data input
Keefektifan variabel Kemampuan
TLS Total Hidup Disimpan Raw # output simulasi vs baseline #
PMI Peningkatan mood publik Raw # output simulasi vs baseline #

DE Keputusan Efektivitas komposit dari
TLS dan PMI
HI dan PI tertimbang gabungan dari TLS standar dan tindakan PMI

Copyright © 2010, I GI Global. Menyalin atau mendistribusikan dalam bentuk cetak atau elektronik tanpa izin tertulis dari IGI Global dilarang.
Variabel Kontrol
HI Pentingnya Masalah Kesehatan Skala likert diukur survei data
PI Pentingnya Masalah Politik Skala likert diukur survei datck
TINGKAT Tingkat Pemerintahan 1 Federal; 2 Negara; 3Lokal
DEPTDepartemen Pemerintah 1 DHS; 2 DHHS; 3 EM; 4 DTk
lihat Kuisioner dalam Lampiran serta Dean dan Sharfman (1993, 1996) untuk lebih detail tentang ukuran variabel-variabel ini.
kk lihat Kuisioner di Lampiran untuk detail lebih lanjut tentang ukuran variabel-variabel ini.
Tabel 2. Ringkasan Statistik dan Matriks Korelasi dariData Mentah
VariabelBerarti SD Min Max DE SC PR PB Tingkat Waktu Dept. HITingkat
Efektivitas Keputusan(DE) 305 311 12 1159 1,00

Strategi (SC) Pilihan
2.24 0,96 1 4 0.24kk 1.00

Prosedur Rasionalitas (PR) 3.44 0.87 1 5 0.05 0.19k 1.00 Behav ior
Politik (PB) 2.65 0.70 1 4 0.02 Y0.01 0.54kk 1.00
Waktu 2.5 1.12 1 4 0.74kk 0.59kk 0.18k 0.06 1.00
Level 2.08 0.81 1 3 Y0. 52kk 0.34kk 0.09 0.02 Y0.01 1.00
Departemen (Dept) 2.52 1.13 1 4 0.01 0.01 Y0.07 Y0.18k 0.0 Y0.02 1.00

Kesehatan (HI) Masalah
3.91 1.13 1 5 0.04 0.16k 0.50kk 0.23kk 0.14k 0.13k Y0.22k 1.00 Masalah
Politik (PI)
2.27 1.17 1 5 0.10 0.01 0.03 0.26kk 0.11 Y0.04 0.15k Y0.01

* p = .10, kp = .05, kk p = .001
8 Jurnal Internasional Sistem Pendukung Keputusan Teknologi, 2 (3), 1,15, Juli. September 2010
dengan prosedur ini tidak mengungkapkan hasil yang berbeda secara signifikan. Prosedur campuran dalam SAS memungkinkan analisis tindakan berulang yang benar untuk mengatasi potensi autokorelasi. kami menggunakan tingkat pemerintahan sebagai efek tetap. kami menguji apakah efektivitas merupakan fungsi dari proses pengambilan keputusan strategis (Hipotesis 1). Dalam model 2, kami menguji pilihan respons adalah fungsi dari proses pengambilan keputusan strategis (Hipotesis 2), dan dalam model 5, apakah efektivitas adalah fungsi dari pilihan respons (Hipotesis 3). Kami membuat perbandingan antara hubungan langsung proses pada efektivitas, dan pilihan pada efektivitas, dan hubungan proses mediasi. Melalui hipotesis 4 kami menguji model jalur lengkap untuk menentukan apakah pilihan respons menyediakan hubungan mediasi antara proses dan efektivitas SDM. Kami memeriksa konflik ini melalui hipotesis 5a dan 5b. Kami memberikan ikhtisar hasil analisis ini pada Tabel 3.
DISKUSI HASIL
Ketika kami menganalisis jalur langsung dari model lengkap (Proses melalui Pilihan pada Efektivitas) kami mengamati bahwa efektivitas memang tampaknya memediasi proses melalui pilihan. Kami membahas deY tail, sehubungan dengan hipotesis kami di bawah ini.
                                               Pengujian Hipotesis
Dalam Hipotesis 1, kami menguji apakah variasi dalam proses SDM berhubungan langsung dengan variasi dalam efektivitas. Dalam Hipotesis 2, kami meneliti sub-elemen model dalam hal apakah variasi dalam proses SDM berhubungan dengan variasi dalam pilihan respons. Dalam Hipotesis 3, kami memeriksa apakah pilihan jawaban signifikan dalam menjelaskan efektivitas. Dalam Hipotesis 4 kami memeriksa jalur lengkap (model 6), untuk menentukan apakah pilihan respon menyediakan hubungan mediasi antara proses SDM dan efektivitas, atau jika efek langsung proses SDM pada efektivitas (model 4) cukup tanpa hubungan mediasi . 
.







Selasa, 05 Mei 2020

Menggunakan Sistem Informasi Manajemen Perangkat keras dan perangkat lunak


Tujuan Pembelajaran

·         Pelajari terminologi yang diperlukan untuk menjadi konsumen cerdas produk perangkat keras.
·         Ketahui fungsi dan fitur dasar perangkat perangkat keras umum.
·         Memahami esensi dari representasi instruksi dan data komputer.
·         Ketahui tujuan CPU dan memori utama, dan pahami interaksinya. 
·         Pelajari tentang virus, kuda Troya, dan cacing dan cara mencegahnya.
·         Memahami faktor-faktor kunci yang mempengaruhi kinerja komputer.
·         Pelajari karakteristik dasar dari empat sistem operasi paling populer.
·         Ketahui sumber dan jenis perangkat lunak aplikasi.

Terminologi Perangkat Keras Esensial

·         Perangkat komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
·         Perangkat keras adalah komponen elektronik dan gadget terkait yang menginput, memproses, mengeluarkan, dan menyimpan data sesuai dengan instruksi yang dikodekan dalam program komputer atau perangkat lunak.
·         Komputer pribadi Anda dan komputer lain seperti itu adalah komputer untuk kepentingan umum.
-          Mereka dapat menjalankan program yang berbeda untuk melakukan fungsi yang berbeda.
·         Beberapa komputer adalah komputer dengan tujuan khusus.
-          Program yang mereka jalankan diperbaiki secara permanen di memori.
-          Komputer di ponsel Anda adalah komputer dengan tujuan khusus, dan begitu pula komputer di mobil Anda yang mengukur bahan bakar ke mesin mobil Anda.
·         Prinsip dan komponen dasar dari komputer tujuan umum dan komputer tujuan khusus adalah sama;
-          Satu-satunya perbedaan adalah komputer dapat memproses berbagai program yang berbeda 

Perangkat Keras Input, Pemrosesan, Output, dan Penyimpanan

·         Salah satu cara mudah untuk mengelompokkan perangkat keras adalah dengan fungsi utamanya:
1.      Perangkat keras input
2.      Memproses perangkat keras
3.      Perangkat keras keluaran
4.      Perangkat keras penyimpanan
5.      Perangkat keras komunikasi

Gambar 3-1 Perangkat Keras Input, Proses, Output, dan Penyimpanan
·         Perangkat keras input adalah pemindai keyboard, mouse, dokumen, dan barcode (Kode Produk Universal). 

·         Mikrofon juga merupakan perangkat input; dengan PC tablet, tulisan tangan manusia dapat menjadi input juga. 
·         Perangkat pemroses termasuk central processing unit (CPU), yang kadang-kadang disebut "otak" komputer.

Slide 10
·         CPU memilih instruksi, memprosesnya, melakukan perbandingan aritmatika dan logis, dan menyimpan hasil operasi dalam memori.
·         CPU berbeda dalam kecepatan, fungsi, dan biaya.
·         Apakah Anda atau departemen Anda membutuhkan CPU terbaru, terhebat tergantung pada sifat pekerjaan Anda.
·         CPU bekerja bersama dengan memori utama.
·         CPU membaca data dan instruksi dari memori, dan ia menyimpan hasil perhitungan di memori utama.
·         Komputer juga dapat memiliki kartu fungsi khusus yang dapat ditambahkan ke komputer untuk menambah kemampuan dasar komputer.
o   Contoh umum adalah kartu yang memberikan kejernihan yang ditingkatkan dan kecepatan refresh untuk tampilan video komputer.


·         Perangkat keras keluaran terdiri dari tampilan video, printer, pengeras suara, proyektor overhead, dan perangkat tujuan khusus lainnya, seperti komplotan flatbed besar.
·         Perangkat keras penyimpanan menyimpan data dan program.
·         Disk magnetik sejauh ini merupakan perangkat penyimpanan yang paling umum, meskipun disk optik, seperti CD dan DVD sangat populer.
·         Di pusat data perusahaan besar, data terkadang disimpan dalam pita magnetik.

Digit Biner

·         Komputer mewakili data menggunakan digit biner, yang disebut bit.
·         Sedikit adalah nol atau satu.
·         Bit digunakan untuk data komputer karena mudah direpresentasikan secara fisik.
·         Switch dapat ditutup atau dibuka.
·         Komputer dapat dirancang sehingga saklar terbuka mewakili nol dan saklar tertutup mewakili satu.
·         Atau, orientasi medan magnet dapat mewakili sedikit;
o   Magnetisme dalam satu arah mewakili nol
o   Magnetisme dalam arah yang berlawanan mewakili satu
·         Atau, untuk media optik, lubang kecil dibakar ke permukaan disk sehingga akan memantulkan cahaya
o   Di tempat tertentu, refleksi berarti satu
o   Tanpa refleksi berarti nol

Instruksi Komputer

·         Komputer menggunakan bit untuk dua tujuan: instruksi dan data.
·         Instruksi yang diberikan, misalnya untuk menambahkan dua angka bersama, diwakili oleh serangkaian angka (0111100010001110).
·         Ketika CPU membaca instruksi seperti itu dari memori utama, CPU menambahkan angka atau mengambil tindakan apa pun yang ditentukan oleh instruksi.
·         Kumpulan instruksi yang dapat diproses oleh komputer disebut set instruksi komputer.
·         Semua komputer pribadi yang menjalankan Microsoft Windows didasarkan pada set instruksi yang dikembangkan oleh Intel Corporation yang disebut set instruksi Intel.
·         Hingga 2006, semua komputer Macintosh menggunakan set instruksi yang berbeda, set instruksi PowerPC, yang dirancang untuk prosesor PC Powerful.
·         Pada tahun 2006, Apple mulai menawarkan komputer Macintosh dengan pilihan prosesor Intel atau PowerPC.
·         Saat ini, Anda tidak dapat menjalankan program yang dirancang untuk satu set instruksi pada komputer yang memiliki set instruksi yang berbeda.
·         Di masa depan, Anda mungkin dapat menjalankan Windows pada Macintosh yang menggunakan set instruksi Intel, meskipun rinciannya tidak pasti.
·         Saat Anda memilih keluarga komputer, seperti Windows atau Macintosh, Anda memilih tidak hanya perangkat keras, tetapi juga kumpulan program yang dapat dijalankan pada satu keluarga komputer.

Data Komputer

·         Semua data komputer diwakili oleh bit.
·         Data dapat berupa angka, karakter, jumlah mata uang, foto, rekaman, atau apa pun.
·         Bit dikelompokkan menjadi potongan 8-bit yang disebut byte.
·         Untuk data karakter, seperti huruf dalam nama seseorang, satu karakter akan masuk ke dalam satu byte.
o   Jadi, ketika Anda membaca spesifikasi bahwa perangkat komputasi memiliki 100 juta byte memori, Anda tahu bahwa perangkat tersebut dapat menampung 100 juta karakter.


COMPUTER MEDIATED COMMUNICATION

NAMA      : ALDI INDRAWAN NPM           : 57418634 KELAS      : 4IA11      -----------------------------------------------------------------...